Cibinong, Kabupaten Bogor — 27 September 2026 — Penyanyi asal Jepang sekaligus CEO Koba Entertainment Indonesia (KEI), Koki Ota, tampil bersama Rina Lula, talenta binaan Koba Entertainment Academy (KEA), dalam TRANS TV FESTIVAL 6 di Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Keduanya membawakan lagu “Sakura Tercinta” di hadapan lebih dari 63.000 penonton. Penampilan tersebut membawa pesan persahabatan sekaligus memperkuat semangat hubungan Jepang dan Indonesia melalui musik.
Kolaborasi ini juga mempertemukan dua bagian penting dalam ekosistem Koba Entertainment Indonesia. Koki Ota hadir sebagai penyanyi Jepang yang aktif membawa semangat pertukaran budaya melalui musik. Sementara itu, Rina Lula tampil sebagai talenta Indonesia yang mengembangkan kemampuan vokal dan performance melalui Koba Entertainment Academy.
Koki Ota dan Rina Lula Bawa “Sakura Tercinta” ke Panggung Besar
“Sakura Tercinta” memiliki makna khusus dalam perjalanan Koki Ota di Indonesia. Lagu tersebut membawa pesan kedekatan dan persahabatan antara masyarakat Jepang dan Indonesia.
Koki Ota menggunakan musik sebagai salah satu cara untuk memperkenalkan Jepang kepada masyarakat Indonesia. Ia juga terus membuka kesempatan kolaborasi dengan berbagai talenta lokal.
Semangat tersebut terlihat dalam penampilannya bersama Rina Lula di TRANS TV FESTIVAL 6. Perpaduan karakter vokal keduanya menghadirkan “Sakura Tercinta” dengan nuansa kolaboratif di atas panggung besar.
“Di panggung yang begitu besar tersebut, saya membawakan dua lagu, ‘Hotaru’ dan ‘Sakura Tercinta’, dengan membawa semangat ‘menghubungkan Jepang dan Indonesia melalui musik’,” ujar Koki Ota.
Koki Ota, Penyanyi Jepang dan CEO Koba Entertainment Indonesia
Koki Ota merupakan penyanyi asal Jepang yang aktif berkarya dan menjalankan berbagai kegiatan di Indonesia. Selain berkarier sebagai musisi, ia juga menjabat sebagai CEO Koba Entertainment Indonesia.
Bersama KEI, Koki Ota mengembangkan berbagai kegiatan dalam bidang musik, entertainment, talent management, event, serta pertukaran budaya Jepang–Indonesia.
KEI juga menjalankan Koba Entertainment Academy sebagai bagian dari pengembangan ekosistem talenta. Program KEA memberikan pelatihan vokal dan entertainment serta membantu peserta meningkatkan kemampuan performance dan kesiapan menghadapi dunia industri.
Upaya tersebut sejalan dengan positioning Koba Entertainment Indonesia:
“Bridging Cultures Through Music and Entertainment.”
Rina Lula, Talenta Binaan Koba Entertainment Academy
Rina Lula menjadi salah satu talenta yang mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan melalui Koba Entertainment Academy.
KEA membekali para peserta dengan pelatihan vokal dan entertainment. Program tersebut juga membantu mereka meningkatkan kemampuan performance serta memahami tuntutan dunia industri hiburan.
Kesempatan tampil bersama Koki Ota di TRANS TV FESTIVAL 6 menjadi pengalaman penting bagi perjalanan Rina Lula.
Di panggung tersebut, Rina tidak hanya tampil di hadapan puluhan ribu penonton. Ia juga memperoleh pengalaman bekerja dalam sebuah produksi entertainment berskala besar.
Bagi KEI, pengalaman seperti ini menjadi bagian penting dalam proses pengembangan talenta. KEA membangun kemampuan dasar dan karakter performer, sedangkan berbagai kegiatan KEI memberikan ruang bagi talenta untuk mengasah kemampuan melalui pengalaman profesional.
Dari KEA Menuju Panggung TRANS TV FESTIVAL 6
Perjalanan Rina Lula dari proses pelatihan menuju panggung besar menunjukkan hubungan antara pembinaan talenta dan industri entertainment.
Selama mengikuti program KEA, Rina mendapatkan pembekalan vokal dan performance. Ia kemudian terus mengembangkan kemampuannya melalui berbagai kesempatan tampil dan kegiatan entertainment.
TRANS TV FESTIVAL 6 menjadi salah satu momentum penting dalam proses tersebut. Rina Lula tampil bersama Koki Ota dan membawakan “Sakura Tercinta” di hadapan lebih dari 63.000 penonton.
Pengalaman tersebut memberikan gambaran bagaimana program pengembangan talenta dapat membuka kesempatan bagi peserta untuk tampil dalam produksi entertainment berskala besar.
“Sakura Tercinta” di Hadapan Lebih dari 63.000 Penonton
Antusiasme penonton menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Koki Ota.
Area sekitar panggung perlahan dipenuhi masyarakat seiring berlangsungnya acara. Jumlah penonton yang hadir bahkan melampaui perkiraan awal yang diterima Koki Ota.
“Awalnya saya mendapat informasi bahwa jumlah penonton diperkirakan sekitar 40.000 orang. Namun ternyata jumlah pengunjung mencapai lebih dari 63.000 orang. Saya benar-benar sangat terkejut,” ungkap Koki Ota.
Besarnya jumlah penonton membuat suasana penampilan semakin meriah. Para penonton ikut menari, memberikan semangat, dan meneriakkan berbagai yel-yel selama Koki Ota dan Rina Lula membawakan lagu.
Interaksi tersebut menciptakan hubungan yang kuat antara penampil dan penonton.
“Saat penampilan berlangsung, para penonton ikut menari dan memberikan semangat serta meneriakkan berbagai yel-yel. Saya bisa merasakan momen ketika seluruh penonton dan saya, sedikit demi sedikit, menjadi satu melalui musik,” ungkapnya.
Musik Menjadi Jembatan Jepang dan Indonesia
Kolaborasi Koki Ota dan Rina Lula memperlihatkan kekuatan musik sebagai media pertukaran budaya.
Sebagai penyanyi Jepang, Koki Ota membawa identitas dan pengalaman dari Jepang. Di sisi lain, Rina Lula hadir sebagai talenta Indonesia yang mengembangkan kemampuan melalui Koba Entertainment Academy.
Lagu “Sakura Tercinta” mempertemukan keduanya dalam satu karya. Perbedaan bahasa dan budaya justru memberikan warna tersendiri pada kolaborasi tersebut.
Keduanya menunjukkan bahwa musik dapat mempertemukan dua budaya dan menciptakan harmoni tanpa harus menghilangkan identitas masing-masing.
KEI Dorong Kolaborasi Jepang–Indonesia
Koba Entertainment Indonesia terus mengembangkan berbagai kegiatan yang mempertemukan talenta dan pelaku industri dari Jepang dan Indonesia.
KEI juga memberikan perhatian pada pengembangan talenta lokal melalui Koba Entertainment Academy. Program tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya membangun ekosistem entertainment yang berkelanjutan.
Kolaborasi antara talenta Jepang dan Indonesia menjadi salah satu ruang yang terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan KEI.
Koki Ota berharap kegiatan tersebut dapat terus membuka lebih banyak kesempatan untuk mempererat hubungan kedua negara.
“Sebagai salah satu penyanyi Jepang yang aktif berkegiatan di Indonesia, saya ingin terus memperkenalkan Jepang melalui musik dan melanjutkan kegiatan yang dapat semakin mendekatkan Jepang dan Indonesia,” ujar Koki Ota.
Kolaborasi “Sakura Tercinta” bersama Rina Lula menjadi salah satu wujud nyata dari semangat tersebut.
“Sakura Tercinta” Membawa Pesan Persahabatan
Penampilan Koki Ota dan Rina Lula di TRANS TV FESTIVAL 6 menghadirkan lebih dari sekadar pertunjukan musik.
Koki Ota membawa semangat Jepang melalui karya dan penampilannya. Rina Lula menunjukkan energi talenta Indonesia yang terus berkembang melalui proses pembinaan di Koba Entertainment Academy.
“Sakura Tercinta” kemudian mempertemukan keduanya dalam satu lagu dan satu panggung yang disaksikan oleh lebih dari 63.000 penonton.
Momen tersebut menunjukkan bahwa musik dapat mempertemukan masyarakat dari latar belakang bahasa dan budaya yang berbeda.
Jepang dan Indonesia memiliki perbedaan bahasa dan budaya. Namun, musik dapat mempertemukan keduanya dalam satu harmoni.
Melalui semangat tersebut, Koba Entertainment Indonesia terus menjalankan positioning:













