NEWS.KOBA.CO.ID. Tokutei Ginou Kaigo kembali membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin berkarier di Jepang. Takumi Koba Indonesia membuka rekrutmen untuk satu orang kandidat perempuan pada sektor perawatan lansia atau Kaigo dengan penempatan di Prefektur Ibaraki.
Program ini menjadi salah satu kesempatan bagi lulusan yang telah memenuhi persyaratan kompetensi bahasa Jepang dan sertifikasi keterampilan. Selain memperoleh penghasilan yang kompetitif, peserta juga berkesempatan bekerja dalam sistem pelayanan lansia Jepang yang dikenal profesional dan berstandar tinggi.
Staf Rekrutmen dan Marketing Koba Group, Bambang Rizkiawan, mengatakan kebutuhan tenaga kerja sektor perawatan lansia di Jepang terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk lanjut usia. Sektor Kaigo masih menjadi salah satu bidang yang paling banyak membutuhkan tenaga kerja asing. Kami ingin membantu tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi agar bisa memperoleh pekerjaan yang legal, aman, dan memiliki prospek karier yang jelas di Jepang,”* ujar Bambang Rizkiawan.
Menurut Bambang, Takumi Koba Indonesia berkomitmen menjalankan proses rekrutmen secara transparan serta mendampingi peserta sejak tahap seleksi hingga keberangkatan. “Kami juga memastikan setiap peserta memahami budaya kerja Jepang, hak dan kewajiban pekerja, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja sebelum diberangkatkan,” katanya.
Tokutei Ginou Kaigo Menjadi Profesi yang Banyak Dibutuhkan Jepang
Kebutuhan tenaga perawat lansia di Jepang terus meningkat akibat perubahan struktur demografi. Negara tersebut menghadapi peningkatan jumlah warga lanjut usia setiap tahun sehingga permintaan tenaga profesional di sektor Kaigo terus bertambah. Pemerintah Jepang kemudian membuka skema Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Melalui skema tersebut, pekerja asing memperoleh kesempatan bekerja secara legal dengan perlindungan ketenagakerjaan sesuai regulasi Jepang. Mereka juga menerima hak yang setara dengan pekerja lokal sesuai jenis pekerjaan masing-masing.
Profesi Kaigo tidak hanya berfokus pada perawatan fisik lansia. Seorang caregiver juga membantu aktivitas sehari-hari, menjaga kesehatan, memberikan pendampingan, serta membangun komunikasi yang baik dengan para penghuni fasilitas perawatan.
Persyaratan Rekrutmen Tokutei Ginou Kaigo
Pada rekrutmen kali ini, Takumi Koba Indonesia membuka kebutuhan untuk satu orang peserta perempuan. Kandidat harus berusia antara 18 hingga 30 tahun. Selain itu, pelamar wajib memiliki sertifikat JFT A2 atau JLPT N4 serta telah lulus SSW Kaigo.
Persyaratan tersebut menunjukkan bahwa peserta telah memiliki kemampuan dasar berbahasa Jepang sekaligus memahami kompetensi kerja pada sektor perawatan lansia. Kemampuan bahasa menjadi syarat penting karena pekerja akan berinteraksi langsung dengan pasien, tenaga medis, dan rekan kerja setiap hari.
Bambang menjelaskan bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci keberhasilan bekerja di Jepang. “Kemampuan bahasa Jepang akan membantu peserta memahami kebutuhan pasien, mengikuti prosedur kerja, dan membangun hubungan yang baik dengan tim di tempat kerja,” ujarnya.
Gaji Menarik dan Beragam Fasilitas
Program Tokutei Ginou Kaigo yang ditawarkan Takumi Koba Indonesia memberikan gaji kotor sebesar 208.500 yen per bulan. Selain gaji pokok, pekerja memperoleh tambahan tunjangan kerja malam sebesar 7.000 yen setiap kali menjalani jadwal night shift.
Perusahaan juga menyediakan hak cuti tahunan berbayar sesuai ketentuan ketenagakerjaan Jepang. Pekerja memperoleh waktu libur hingga 120 hari dalam setahun, sehingga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi tetap terjaga. Penempatan kerja berada di Prefektur Ibaraki, salah satu wilayah di Jepang yang memiliki banyak fasilitas kesehatan, pusat rehabilitasi, dan lembaga pelayanan lansia.
Menurut Bambang, fasilitas tersebut menjadi nilai tambah bagi pekerja Indonesia. “Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh penghasilan yang baik, tetapi juga pengalaman kerja internasional yang dapat meningkatkan kompetensi mereka di masa depan,” katanya.
Peluang Mengembangkan Karier Internasional
Bekerja melalui jalur Tokutei Ginou Kaigo tidak hanya memberikan pengalaman profesional. Peserta juga dapat mempelajari sistem pelayanan kesehatan Jepang yang terkenal disiplin dan berorientasi pada kualitas layanan. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi pekerja Indonesia yang ingin membangun karier jangka panjang di sektor pelayanan kesehatan. Selain meningkatkan kemampuan bahasa Jepang, pekerja juga memperoleh pengalaman lintas budaya yang bernilai tinggi di dunia kerja internasional.
Takumi Koba Indonesia mengimbau calon pelamar agar menyiapkan seluruh dokumen sejak dini. Pelamar dapat mengirimkan CV beserta dokumen pendukung melalui kontak resmi perusahaan. Program ini menjadi kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja secara legal di Jepang sekaligus mengembangkan kemampuan profesional pada sektor yang terus berkembang.
Dengan meningkatnya kebutuhan caregiver di Jepang, peluang kerja melalui Tokutei Ginou Kaigo diperkirakan masih akan terbuka luas dalam beberapa tahun mendatang. Karena itu, persiapan kompetensi bahasa, sertifikasi, dan pemahaman budaya kerja menjadi faktor penting untuk meraih peluang tersebut.













