NEWS.KOBA.CO.ID. Tiga tenaga kerja Indonesia berangkat menuju Fukui, Jepang, pada Minggu, 27 September 2026. Mereka terdiri atas Yudi Sopiyudin, Apeng dan Gentur yang akan bekerja sebagai pengemudi truk. Ketiganya menempuh berbagai tahapan persiapan sebelum memperoleh kesempatan bekerja melalui skema Specified Skilled Worker (SSW). Kini, mereka memulai fase baru dengan membawa pengalaman, keterampilan, serta harapan untuk berkembang di Negeri Sakura.
Keberangkatan tersebut sekaligus menunjukkan terbukanya peluang kerja pada sektor transportasi Jepang. Kebutuhan pengemudi menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas distribusi barang di berbagai wilayah.
Menjalani Tahapan Menuju Dunia Kerja Jepang
Menjadi pengemudi kendaraan berat di Jepang membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengemudi. Pekerja harus memahami aturan lalu lintas, prosedur keselamatan, serta standar operasional perusahaan. “ Kemampuan berkomunikasi juga memiliki peran penting selama menjalankan tugas. Bahasa Jepang membantu pengemudi memahami instruksi, berkoordinasi dengan rekan kerja, dan berinteraksi dengan pelanggan,” ungkap Bambang Rizkiawan dari Divisi Rekrutmen dan marketing Koba Group.
Selain itu, lanjut Bambang, mereka perlu memahami karakter jalan dan kondisi lingkungan setempat. Pengalaman tersebut akan membantu proses penyesuaian ketika mulai menjalankan aktivitas sehari-hari. Salah satu Yudi Sopiyudin menjadi salah satu dari tiga orang yang berangkat menuju Fukui. Kesempatan tersebut membuka ruang baginya untuk memperoleh pengalaman profesional di lingkungan kerja baru. “ Bekerja di luar negeri juga menghadirkan tanggung jawab yang lebih besar. Untuk itu perlu menjaga kedisiplinan sekaligus membangun hubungan kerja yang baik dengan lingkungan sekitar. Saya beterima kasih kepada Koba sehingga saya bisa berangkat,” ungkapnya.
Pengalaman selama bekerja nantinya dapat menjadi bekal berharga bagi perjalanan karier. Karena itu, setiap tugas akan menjadi bagian dari proses pembelajaran.
Menjalani Tantangan Baru di Jepang
Sedangkan Apeng menjadi salah satu pekerja yang akan menjalani pengalaman tersebut. Ia bersama Yudi dan Gentur kini bersiap menghadapi lingkungan kerja serta kehidupan yang berbeda. “Perpindahan negara tentu membawa perubahan dalam rutinitas sehari-hari. Saya harus membangun kebiasaan baru sambil tetap menjaga komunikasi dengan keluarga di Indonesia<’ ujarnya.
Sedangkan Gentur melengkapi tiga nama yang berangkat menuju Fukui. Gentur akan akan menjalankan tugas di sektor transportasi dengan tanggung jawab yang membutuhkan konsentrasi dan ketelitian.
Sebagai pengemudi truk, ia perlu menjaga kondisi kendaraan selama perjalanan. Pemeriksaan rutin menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko gangguan ketika menjalankan tugas. “Lingkungan kerja baru juga memberi kesempatan untuk memperluas wawasan. Selain memperoleh pengalaman teknis, ia dapat mengenal budaya profesional yang berkembang di perusahaan Jepang,” ungkapnya.
Kesempatan bekerja di luar negeri membawa harapan berbeda bagi setiap orang. Bagi ketiga pekerja tersebut, perjalanan ini menjadi langkah untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas pengalaman. Mereka juga membawa nama keluarga dan Indonesia selama menjalankan aktivitas di negeri orang. Sikap profesional menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan di tempat kerja.
Karena itu, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan perlu menjadi bagian dari keseharian. Mereka juga perlu terus meningkatkan kemampuan bahasa agar komunikasi berjalan lancar. Fukui kini menjadi tempat bagi ketiganya untuk membangun pengalaman profesional. Wilayah tersebut menawarkan suasana berbeda dibandingkan lingkungan tempat mereka sebelumnya bekerja dan tinggal.
Perbedaan cuaca menjadi salah satu hal yang perlu mereka perhatikan sebagai pengemudi truk Ketika musim dingin tiba, kondisi jalan dapat berubah dan membutuhkan teknik berkendara yang lebih hati-hati. Selain faktor lingkungan, mereka juga harus memahami kebiasaan masyarakat setempat. Kemampuan beradaptasi akan membantu menciptakan kehidupan kerja yang lebih nyaman.
Membuka Peluang di Sektor Transportasi
Keberangkatan Yudi Sopiyudin, Apeng, dan Gentur memperlihatkan perkembangan peluang kerja Indonesia pada sektor transportasi Jepang. Skema SSW memberikan jalur bagi tenaga kerja asing yang memenuhi persyaratan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja tertentu.
Bagi calon pekerja Indonesia, peluang tersebut membutuhkan persiapan yang serius. Kemampuan bahasa, kompetensi teknis, kedisiplinan, serta pemahaman budaya kerja menjadi bekal penting. Kini, ketiga pekerja tersebut memulai perjalanan baru di Fukui. Mereka diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus memanfaatkan pengalaman tersebut untuk membangun masa depan.













