NEWS.KOBA.CO.ID Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Koba Mirai Japan terus memperkuat kualitas pembinaan bagi para siswanya. Salah satunya adalah melalui program latihan fisik rutin seminggu 5 kali.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembentukan fisik, mental, dan karakter disiplin peserta sebelum mereka diberangkatkan untuk mengikuti program magang di Jepang. Latihan fisik tersebut tidak hanya menekankan kekuatan dan ketahanan tubuh, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kedisiplinan dan kerja sama yang selama ini menjadi standar tinggi dalam dunia kerja di Jepang,” ungkap Andre Supono, Isntruktur kebugaran LPK koba Mirai Japan.
Menurutnya pelatihan mulai pada pukul 05.00 pagi. Seluruh siswa LPK berkumpul di lapangan pelatihan yang berada di area lembaga. Mereka mengikuti rangkaian latihan sesuai arahan instruktur. Para peserta memulai dengan pemanasan, kemudian menjalani berbagai bentuk latihan seperti lari lintasan, push-up, sit-up, penguatan otot inti, hingga latihan peregangan untuk menjaga mobilitas tubuh. Latihan ini menjadi rutinitas peserta didik wajib seluruh mengikuti tanpa terkecuali.
Disiplin Melalui Latihan Rutin
Menurut Andre, latihan fisik memiliki tujuan besar dalam mempersiapkan peserta agar mampu menghadapi tuntutan kerja di Jepang. “Latihan fisik rutin setiap Jumat pagi ini bertujuan membentuk karakter disiplin, kekuatan mental, dan kesiapan fisik peserta. Kami ingin memastikan mereka tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga kuat menghadapi ritme kerja di Jepang,” ujarnya.
Andre menjelaskan bahwa banyak peserta yang pada awalnya kesulitan mengikuti jadwal latihan karena belum terbiasa bangun lebih pagi atau menjalani aktivitas fisik yang intens. Namun seiring waktu, peserta mulai menunjukkan perubahan signifikan dalam stamina dan kedisiplinan. Menurutnya, peningkatan ini menjadi indikator positif dari keberhasilan pembinaan oleh lembaga.
Pembentukan Mental dan Kebiasaan Kerja Jepang
Program latihan fisik ini bukan hanya sekadar rutinitas olahraga. Latihan tersebut bertujuan untuk menanamkan budaya kerja Jepang, seperti puntualitas, kerja keras, kesabaran, dan semangat pantang menyerah. Setiap peserta wajib hadir tepat waktu, menjalankan instruksi instruktur, serta menunjukkan sikap hormat dan kerja sama dengan rekan lain.
Andre menjelaskan bahwa kebiasaan kecil seperti datang tepat waktu, fokus selama latihan, dan menjaga kekompakan merupakan aspek yang sangat penting dalam proses pembinaan. “Kami ingin mereka memahami bahwa budaya kerja Jepang sangat menghargai kedisiplinan. Kalau di sini mereka bisa membiasakan diri, nanti di Jepang mereka tidak akan kaget dengan pola kerja yang serba cepat dan teratur,” kata Andre.
Ia juga menambahkan bahwa pelatihan fisik pagi hari ini dapat melatih ritme tubuh peserta agar terbiasa memulai aktivitas lebih awal. Dengan demikian, peserta memiliki kesiapan yang lebih baik baik secara fisik maupun mental.
Peserta Merasakan Manfaat Latihan yang Berkelanjutan
Berbagai peserta mengaku merasakan manfaat dari latihan fisik rutin ini. Latihan yang pada awalnya terasa berat kini menjadi sesuatu yang mereka nanti-nantikan setiap pekan. Banyak di antara peserta yang mengaku merasa lebih sehat, lebih bertenaga, dan mampu mengatur waktu dengan lebih baik setelah mengikuti latihan yang konsisten.
Latihan fisik ini juga memperkuat solidaritas di antara peserta. Mereka saling menyemangati, saling membantu, dan saling mengingatkan agar tidak ada yang tertinggal selama proses latihan. Kebersamaan dalam perjuangan fisik ini secara tidak langsung membentuk rasa percaya diri dan kekompakan saat menjalani kehidupan dan pekerjaan di negeri orang.
Strategi LPK Memperkuat Persiapan Peserta Magang
Pihak LPK memastikan seluruh program pelatihan termasuk latihan fisik, berjalan secara terstruktur dan mengacu pada standar pelatihan magang internasional. Mereka ingin memastikan bahwa peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis pada bidang masing-masing, tetapi juga memiliki kondisi fisik prima untuk bekerja sesuai standar perusahaan Jepang.
Andre Supono menegaskan kembali komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas pelatihan. “Kami ingin peserta kami menjadi yang terbaik, bukan hanya saat seleksi tetapi juga ketika sudah berada di Jepang. Mereka membawa nama lembaga, nama keluarga, dan yang paling penting nama Indonesia. Karena itu kami berikan pembinaan seoptimal mungkin,” ujarnya.
Dengan latihan fisik yang terjadwal, pembinaan mental yang kuat, dan pendampingan intensif pada materi teknis, LPK KOBA MIRAI JAPAN berharap seluruh peserta mampu menjalani program magang dengan sukses. Latihan setiap Jumat pagi ini menjadi bagian dari proses panjang pembentukan SDM unggul yang dapat bersaing di tingkat global













