Program Magang Tiga Tahun Tawarkan Pengalaman Kerja Profesional di Jepang
NEWS.KOBA.CO.ID. Kesempatan bekerja di Jepang kembali terbuka bagi generasi muda Indonesia. Sebuah job order terbaru menawarkan program magang sebagai Kaigo atau perawat lansia di Prefektur Gifu, Jepang. Program ini membuka peluang bagi peserta yang ingin memperoleh pengalaman kerja internasional sekaligus mempelajari sistem pelayanan lansia yang terkenal maju di dunia. Job order diterbitkan pada 9 Juli 2026 dengan kebutuhan dua peserta laki-laki. Namun, proses seleksi akan menjaring enam kandidat terbaik sebelum perusahaan menentukan peserta yang berangkat ke Jepang.
Program magang ini menjadi salah satu jalur pengembangan keterampilan kerja bagi lulusan SMA atau sederajat. Peserta tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja, tetapi juga belajar mengenai budaya kerja Jepang yang mengutamakan disiplin, tanggung jawab, dan pelayanan berkualitas.
Gaji Menarik dan Kesempatan Belajar Sistem Perawatan Lansia Jepang
Perusahaan menawarkan gaji pokok sebesar 195.000 yen per bulan. Nominal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang ingin membangun pengalaman kerja di luar negeri melalui jalur resmi. Peserta akan bekerja di berbagai fasilitas pelayanan lansia di Prefektur Gifu. Wilayah ini populer sebagai salah satu daerah di Jepang yang memiliki lingkungan nyaman, biaya hidup relatif lebih terjangkau dari pada kota metropolitan, serta memiliki kebutuhan tenaga perawat lansia yang terus meningkat.
Selama masa kontrak tiga tahun, peserta akan terlibat dalam berbagai aktivitas pelayanan sehari-hari. Tugas tersebut meliputi membantu kebutuhan lansia, menjaga kebersihan lingkungan, mendampingi aktivitas harian, hingga memberikan perhatian terhadap kondisi fisik dan psikologis penghuni fasilitas perawatan.
Persyaratan Seleksi Menekankan Kedisiplinan dan Kemampuan Beradaptasi
Perusahaan menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon peserta. Pelamar harus berjenis kelamin laki-laki dengan usia 18 hingga 27 tahun. Pendidikan minimal yang adalah lulusan SMA atau sederajat. Selain syarat administratif, perusahaan juga menilai kesiapan mental dan karakter peserta. Calon peserta harus memiliki penglihatan yang baik serta menjaga kebersihan dan kerapian diri.
Perusahaan juga mengingatkan bahwa akses menuju lokasi kerja memiliki tanjakan yang cukup curam. Karena itu, peserta perlu memiliki kondisi fisik yang baik agar mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara optimal. Selama mengikuti pelatihan setelah tiba di Jepang, peserta wajib memiliki Surat Izin Mengemudi motor 50 cc. Pihak perusahaan akan memberikan pendampingan hingga peserta memperoleh izin tersebut.
Perusahaan juga menaruh perhatian besar terhadap kemampuan komunikasi peserta. Seluruh calon pekerja harus memahami konsep HORENSOU, yaitu Houkoku atau melaporkan, Renraku atau berkomunikasi, serta Soudan atau berkonsultasi. Budaya kerja tersebut menjadi dasar komunikasi di hampir seluruh perusahaan Jepang. Selain itu, peserta harus mampu bangun pagi, bekerja sesuai jadwal, dan cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja baru. Sikap tersebut menjadi bagian penting dalam budaya profesional Jepang.
Sistem Kerja Menggunakan Pola Shift
Pekerjaan Kaigo berlangsung menggunakan sistem kerja bergilir. Perusahaan menetapkan tiga jadwal kerja dengan menyesuaikan dengan kebutuhan operasional fasilitas pelayanan lansia. Shift pertama dimulai pukul 07.00 hingga 16.00 waktu setempat. Shift kedua berlangsung pukul 08.30 hingga 17.30. Sementara itu, shift ketiga dimulai pukul 11.30 hingga 20.30.
Sistem tersebut memungkinkan pelayanan terhadap lansia berjalan selama satu hari penuh. Setiap pekerja akan memperoleh pembagian jadwal sesuai kebutuhan operasional perusahaan.
Jepang menjadi salah satu negara dengan jumlah penduduk lanjut usia terbesar di dunia. Kondisi tersebut membuat kebutuhan tenaga Kaigo terus meningkat setiap tahun. Bagi peserta asal Indonesia, kesempatan tersebut bukan hanya memberikan pengalaman kerja internasional. Program ini juga membuka peluang meningkatkan kemampuan bahasa Jepang, memahami sistem pelayanan kesehatan modern, serta membangun karier profesional di sektor perawatan lansia.
Program magang Kaigo di Gifu menjadi kesempatan berharga bagi generasi muda Indonesia yang ingin berkarier di Jepang melalui jalur resmi. Selain memperoleh penghasilan, peserta akan mempelajari etos kerja, disiplin, dan pelayanan yang menjadi ciri khas dunia kerja Jepang.
Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal penting ketika kembali ke Indonesia maupun saat melanjutkan karier profesional di sektor kesehatan dan pelayanan sosial. Dengan persiapan yang matang, kemampuan bahasa Jepang yang baik, serta komitmen menjalankan pekerjaan secara profesional, peserta memiliki peluang besar meraih masa depan yang lebih baik melalui profesi Kaigo.













