NEWS.KOBA.CO.ID. LPK KOBA MIRAI Japan menjadi salah satu peserta dalam Job Fair Disnaker Depok yang berlangsung di Mall GDC (Grand Depok City),. Acaera yang berlangsung dari 4–5 Agustus 2026 merupakan gagasa n Dinas Tenaga Kerja Kota Depok itu mempertemukan perusahaan, lembaga pelatihan kerja, dan ribuan pencari kerja dalam satu forum yang memperluas akses terhadap peluang kerja di dalam maupun luar negeri.
Keikutsertaan LPK KOBA MIRAI Japan menarik perhatian banyak pengunjung. Sejak hari pertama, stan lembaga tersebut ramai dengan peminat dari lulusan SMA, SMK, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Mereka datang untuk mencari informasi mengenai pelatihan bahasa Jepang, program magang, serta kesempatan bekerja secara legal di Negeri Sakura.
Job fair tidak hanya menjadi ajang perekrutan tenaga kerja. Kegiatan ini juga membuka ruang edukasi bagi masyarakat agar memahami proses penempatan kerja yang aman, profesional, dan sesuai regulasi. Informasi tersebut menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya minat generasi muda untuk membangun karier di luar negeri.
Berdasarkan informasi resmi penyelenggara, Job Fair Dinas Tenaga Kerja Depok menghadirkan puluhan perusahaan dengan ribuan lowongan pekerjaan dari berbagai sektor. Pemerintah Kota Depok memanfaatkan kegiatan ini sebagai salah satu strategi memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran di daerah. Informasi tersebut mengacu pada laman resmi Job Fair Kementerian Ketenagakerjaan yang memuat agenda kegiatan tersebut.
LPK KOBA MIRAI Japan Perkenalkan Jalur Resmi Bekerja ke Jepang
Dalam kesempatan tersebut, LPK KOBA MIRAI Japan memperkenalkan berbagai program pelatihan yang dirancang untuk mempersiapkan calon pekerja Indonesia memasuki dunia kerja di Jepang. Program itu mencakup pembelajaran bahasa Jepang, pengenalan budaya kerja, pembentukan karakter, hingga pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Selain itu, tim LPK KOBA MIRAI Japan memberikan konsultasi secara langsung kepada para pengunjung. Mereka menjelaskan tahapan seleksi, persyaratan administrasi. Kemudian kemampuan bahasa Jepang, hingga peluang kerja setelah peserta menyelesaikan pelatihan.
Staf Divisi Marketing dan Rekrutmen LPK KOBA MIRAI Japan, Bambang Rizkiawan, mengatakan bahwa keikutsertaan dalam Job Fair Disnaker Depok merupakan bagian dari upaya memperluas akses informasi kepada masyarakat.
“Melalui Job Fair ini kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa bekerja di Jepang membutuhkan persiapan yang matang, mulai dari kemampuan bahasa, pemahaman budaya kerja, hingga kesiapan mental. Kami hadir untuk mendampingi calon peserta sejak proses pelatihan hingga penempatan kerja,” ujar Bambang.
Menurut Bambang, banyak masyarakat yang masih menganggap bekerja di Jepang hanya membutuhkan kemampuan teknis. Padahal, perusahaan Jepang juga menilai disiplin, etika kerja, kemampuan komunikasi, dan kesiapan beradaptasi sebagai faktor penting dalam proses seleksi.
Antusiasme Tinggi terhadap Peluang Kerja Jepang
Selama kegiatan berlangsung, antusiasme pengunjung terlihat cukup tinggi. Banyak calon peserta memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan tim rekrutmen mengenai prospek karier di Jepang.
Sebagian besar pengunjung mencari informasi mengenai program Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou. Program tersebut membuka kesempatan bagi tenaga kerja asing untuk bekerja di berbagai sektor industri yang membutuhkan tenaga profesional.
Selain program SSW, pengunjung juga menanyakan peluang mengikuti pemagangan teknis. Jalur ini masih menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi di Jepang.
Minat yang terus meningkat menunjukkan bahwa Jepang masih menjadi salah satu negara tujuan favorit bagi tenaga kerja Indonesia. Faktor gaji yang kompetitif, lingkungan kerja yang profesional, perlindungan tenaga kerja, serta kesempatan meningkatkan keterampilan menjadi alasan utama masyarakat memilih negara tersebut.
Jadi Sarana Edukasi
Partisipasi LPK KOBA MIRAI Japan tidak hanya berorientasi pada perekrutan peserta baru. Lembaga ini juga memanfaatkan momentum Job Fair Depok sebagai media edukasi mengenai pentingnya mengikuti jalur resmi penempatan tenaga kerja ke luar negeri.
Tim LPK menjelaskan bahwa proses bekerja di Jepang membutuhkan persiapan yang terstruktur. Calon peserta harus menguasai bahasa Jepang, memahami budaya kerja, serta mengikuti pelatihan sesuai standar perusahaan pengguna di Jepang.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko kesalahan informasi yang sering muncul di masyarakat. Dengan memperoleh penjelasan langsung dari lembaga pelatihan resmi, calon peserta dapat memahami setiap tahapan sebelum memutuskan mengikuti program.
Di sisi lain, kegiatan seperti Job Fair juga mempertemukan dunia pendidikan, lembaga pelatihan, perusahaan, dan pemerintah. Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.
LPK KOBA MIRAI Japan Dorong Generasi Muda Berkarier Global
Melalui keikutsertaannya dalam Job Fair Depok, harapannya banyak generasi muda Indonesia yang memahami peluang bekerja di Jepang melalui jalur resmi. Lembaga ini juga ingin menumbuhkan kesadaran bahwa keberhasilan bekerja di luar negeri tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kesiapan bahasa, karakter, dan etos kerja.
Dengan dukungan pelatihan yang sistematis, pendampingan selama proses seleksi, serta pembekalan budaya kerja Jepang, LPK KOBA MIRAI Japan optimistis mampu mencetak tenaga kerja Indonesia yang kompeten dan siap bersaing di tingkat internasional.
Keikutsertaan dalam acara ini menjadi bukti komitmen LPK KOBA MIRAI Japan dalam membuka akses informasi dan memperluas kesempatan kerja. Selain itu juga menyiapkan sumber daya manusia Indonesia agar mampu meraih karier yang lebih baik di Jepang.













