NEWS.KOBA.CO.ID. Mempelajari nama kendaraan dalam bahasa Jepang membantu pemula memperluas kosakata untuk percakapan sehari-hari. Kosakata ini juga berguna bagi pelajar yang ingin mengikuti JLPT atau mempersiapkan diri bekerja di Jepang.
Bahasa Jepang memiliki istilah khusus untuk berbagai alat transportasi. Mulai dari sepeda, mobil, dan kereta cepat hingga kapal laut serta pesawat terbang, semuanya memiliki sebutan tersendiri.
Melalui referensi WKWK Japan, pembelajar dapat mengenal beragam kosakata kendaraan dalam bahasa Jepang. Agar lebih mudah mengingatnya, kita bisa mempelajari istilah tersebut berdasarkan jenis transportasi, cara membaca, dan artinya dalam bahasa Indonesia.
Nama Kendaraan dalam Bahasa Jepang dan Artinya
Sebelum mempelajari jenis kendaraan, ada satu kosakata dasar yang perlu diketahui. Orang Jepang menggunakan kata norimono (乗り物) untuk menyebut kendaraan atau alat transportasi secara umum.
Sementara itu, kata kuruma (車) berarti mobil atau kendaraan beroda. Kata jidōsha (自動車) juga berarti mobil, terutama dalam konteks yang lebih formal.
Berikut beberapa nama kendaraan dalam bahasa Jepang yang sering digunakan.
- *乗り物 (*norimono)**: kendaraan atau alat transportasi.
- *車 (*kuruma)**: mobil atau kendaraan.
- *自動車 (*jidōsha)**: mobil.
- *自転車 (*jitensha)**: sepeda.
- *バイク (*baiku)**: sepeda motor.
- *タクシー (*takushī)**: taksi.
- *バス (*basu)**: bus.
- *トラック (*torakku)**: truk.
- *救急車 (*kyūkyūsha)**: ambulans.
- *消防車 (*shōbōsha)**: mobil pemadam kebakaran.
- *パトカー (*patokā)**: mobil polisi.
- *馬車 (*basha)**: kereta kuda.
Kosakata tersebut berguna ketika seseorang membicarakan perjalanan, pekerjaan, atau kendaraan yang dijumpai di jalan. Beberapa istilah juga sering muncul dalam percakapan sehari-hari dan materi pembelajaran bahasa Jepang.
Nama Kendaraan Darat dalam Bahasa Jepang
Kendaraan darat memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat Jepang. Warga menggunakan sepeda, sepeda motor, mobil pribadi, bus, dan kendaraan umum lainnya untuk berbagai keperluan.
Berikut kosakata kendaraan darat lainnya yang perlu dipahami.
- オートバイ (ōtobai) berarti sepeda motor.
- スクーター (sukūtā) berarti skuter.
- マウンテンバイク (maunten baiku) berarti sepeda gunung.
- ミニバン (miniban) berarti mobil minivan.
- セダン (sedan) berarti mobil sedan.
- スポーツカー (supōtsukā) berarti mobil sport.
- 軽自動車 (keijidōsha) berarti mobil kelas kei.
- 四輪駆動車 (yonrinkudōsha) berarti kendaraan berpenggerak empat roda.
- 人力車 (jinrikisha) berarti kendaraan tarik manusia.
Ada beberapa istilah yang menarik untuk dipelajari. Misalnya, keijidōsha merujuk pada kelas mobil kecil khas Jepang yang memiliki ketentuan ukuran dan kapasitas mesin tertentu.
Sementara itu, jinrikisha merupakan kendaraan tradisional beroda yang ditarik manusia. Wisatawan masih dapat menjumpainya di sejumlah kawasan wisata Jepang.
Kendaraan Khusus dan Kendaraan Darurat
Selain kendaraan pribadi, masyarakat Jepang menggunakan kendaraan khusus untuk pelayanan publik. Kosakata ini berguna ketika seseorang menghadapi situasi darurat atau membicarakan layanan masyarakat.
救急車 (kyūkyūsha) berarti ambulans. Kendaraan ini membawa pasien yang membutuhkan pertolongan medis menuju fasilitas kesehatan.
消防車 (shōbōsha) berarti mobil pemadam kebakaran. Petugas menggunakan kendaraan ini untuk menangani kebakaran dan berbagai keadaan darurat.
パトカー (patokā) berarti mobil polisi. Kendaraan tersebut mendukung patroli dan tugas kepolisian.
Sementara itu, 戦車 (sensha) berarti tank. Istilah ini merujuk pada kendaraan lapis baja yang digunakan dalam kepentingan militer.
Ada pula istilah *免許証 (*menkyoshō)**, yang berarti surat izin atau lisensi. Kata ini bukan nama kendaraan, tetapi berguna ketika mempelajari kosakata berkendara di Jepang.
Nama Kereta dan Transportasi Rel dalam Bahasa Jepang
Jepang terkenal dengan sistem transportasi rel yang menghubungkan berbagai kota. Karena itu, kosakata kereta menjadi materi penting bagi wisatawan, pelajar, maupun pekerja asing.
Berikut beberapa istilah yang perlu dipelajari.
- 電車 (densha) berarti kereta listrik.
- 地下鉄 (chikatetsu) berarti kereta bawah tanah.
- 新幹線 (shinkansen) berarti kereta cepat Shinkansen.
- ロープウェイ (rōpuwei) berarti kereta gantung.
Perhatikan perbedaan densha dan shinkansen. Kata densha merujuk pada kereta listrik, sedangkan shinkansen merupakan layanan kereta cepat antarkota di Jepang.
Sementara itu, chikatetsu berarti kereta bawah tanah. Kosakata ini sering muncul ketika seseorang bertanya tentang rute perjalanan atau mencari stasiun terdekat.
Nama Pesawat dan Kendaraan Udara dalam Bahasa Jepang
Transportasi udara memungkinkan masyarakat menempuh perjalanan jauh dalam waktu relatif singkat. Bahasa Jepang juga memiliki kosakata khusus untuk pesawat dan berbagai alat transportasi udara lainnya.
Berikut daftar nama kendaraan udara dalam bahasa Jepang.
- 飛行機 (hikōki) berarti pesawat terbang.
- 航空機 (kōkūki) berarti pesawat atau wahana udara.
- 戦闘機 (sentōki) berarti pesawat tempur.
- ヘリコプター (herikoputā) berarti helikopter.
- 気球 (kikyū) berarti balon udara.
- 飛行船 (hikōsen) berarti kapal udara.
- パラグライダー (paraguraidā) berarti paralayang.
- 宇宙船 (uchūsen) berarti wahana antariksa.
Kata hikōki merupakan istilah umum untuk pesawat terbang. Sebaliknya, kōkūki memiliki cakupan lebih luas sebagai istilah untuk pesawat atau wahana udara.
Adapun uchūsen merujuk pada wahana antariksa. Istilah ini berbeda dari kendaraan yang beroperasi di atmosfer bumi.
Nama Kapal dan Transportasi Air dalam Bahasa Jepang
Sebagai negara kepulauan, Jepang memiliki beragam transportasi air. Kapal penumpang, kapal barang, feri, dan perahu mendukung perjalanan serta kegiatan ekonomi.
Berikut kosakata transportasi air yang bisa dipelajari.
- 船 (fune) berarti kapal.
- 客船 (kyakusen) berarti kapal penumpang.
- 貨物船 (kamotsusen) berarti kapal barang.
- フェリー (ferī) berarti kapal feri.
- クルーズ客船 (kurūzu kyakusen) berarti kapal pesiar.
- 漁船 (gyosen) berarti kapal penangkap ikan.
- 潜水艦 (sensuikan) berarti kapal selam.
- ヨット (yotto) berarti yacht atau kapal layar rekreasi.
- ボート (bōto) berarti perahu.
- カヌー (kanū) berarti kano.
- カヤック (kayakku) berarti kayak.
- 筏 (ikada) berarti rakit.
Kata fune merupakan sebutan umum untuk kapal. Untuk konteks yang lebih spesifik, penutur bahasa Jepang menggunakan istilah seperti kamotsusen untuk kapal barang dan kyakusen untuk kapal penumpang.
Dengan memahami perbedaan tersebut, pembelajar dapat memilih kosakata yang sesuai dengan situasi. Mereka juga dapat menjelaskan jenis kendaraan air secara lebih tepat.
Contoh Kalimat tentang Kendaraan dalam Bahasa Jepang
Setelah menghafal kosakata, langkah berikutnya adalah menggunakannya dalam kalimat. Pola sederhana dapat membantu pemula berlatih percakapan sehari-hari.
1. Saya pergi menggunakan mobil.
私は車で行きます。
Watashi wa kuruma de ikimasu.
2. Saya naik kereta listrik.
私は電車に乗ります。
Watashi wa densha ni norimasu.
3. Saya pergi ke stasiun menggunakan sepeda.
自転車で駅に行きます。
Jitensha de eki ni ikimasu.
4. Saya ingin naik Shinkansen.
新幹線に乗りたいです。
Shinkansen ni noritai desu.
Perhatikan penggunaan partikel de untuk menunjukkan sarana transportasi dalam kalimat pertama dan ketiga. Sementara itu, partikel ni pada kalimat kedua dan keempat menunjukkan kendaraan yang dinaiki bersama kata kerja noru.
Tips Menghafal Nama Kendaraan dalam Bahasa Jepang
Belajar kosakata akan terasa lebih mudah jika Anda mengelompokkannya berdasarkan jenis transportasi. Mulailah dengan kendaraan yang sering dijumpai, seperti kuruma, jitensha, densha, dan hikōki.
Selanjutnya, tulis setiap kosakata dalam huruf Jepang, romaji, dan bahasa Indonesia. Latih pengucapannya secara rutin agar Anda semakin terbiasa mengenali bunyi setiap kata.
Anda juga dapat membuat kalimat sederhana menggunakan kendaraan yang dipelajari. Cara ini membantu menghubungkan hafalan dengan penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi calon pekerja di Jepang, prioritaskan kosakata kendaraan yang sesuai dengan pekerjaan. Misalnya, calon pengemudi dapat mempelajari istilah mobil, truk, surat izin mengemudi, jalan, dan rambu lalu lintas.
Dengan latihan konsisten, penguasaan nama kendaraan dalam bahasa Jepang dapat menjadi bekal untuk berkomunikasi. Kosakata ini juga membantu pembelajar memahami informasi perjalanan dan situasi di lingkungan kerja.













