Salah satu gup musik yang fenomenal dari Jepang adalah Babymetal. Grup unik ini lahir dari industri hiburan Jepang dengan memadukan energi metal dengan estetika idol. Maka mucullah kemasan baru dunia musik yang populer dengan sebutan kawaii metal.
Perjalanan mereka bermula pada tahun 2010. Saat itu manajemen Sakura Gakuin memperkenalkan tiga gadis sekolah sebagai sub-unit baru yang membawa konsep yang belum pernah ada sebelumnya. Mereka adalah Su-Metal yang memegang vokal dan tari. Kemudian Moametal yang mengambil peran teriakan sekaligus tari. Dan terakhir adalah Momometal yang kemudian melengkapi formasi. Ketiganya kemudian menjalani konsep tersebut dengan penuh totalitas.
Latar belakang Musik Metal
Nah yang aneh adalah ketiganya ketiganya tidak berlatar belakang musik metal. Ketidaktahuan ini justru membuka ruang kreativitas karena mereka menjalani konsep gabungan metal dan idol. Maka lahirlah musik yang jujur dan spontan. Babymetal memulai penampilan live pertama pada 28 November 2010 dalam konser Sakura Gakuin. Mereka menyanyikan “Doki Doki Morning,” sebuah lagu yang kemudian membuka jalan bagi perkembangan karier internasional. Video musiknya terunggah ke YouTube pada Oktober 2011 dan menarik sorotan hingga menembus satu juta penayangan pada akhir 2012.
Keberhasilan awal itu memberi kepercayaan diri besar bagi Babymetal untuk memperluas jangkauan. Mereka merilis single pertama “Babymetal × Kiba of Akiba” pada Maret 2012. Album ini berhasil menempati posisi ketiga pada Oricon Weekly Indie Chart. Setelah itu merilis “Headbanger” beberapa bulan kemudian dan memperkenalkan citra yang semakin kuat. Lagu tersebut tampil bersama video musik garapan sutradara Hidenobu Tanabe. Babymetal lalu mencetak sejarah pertama mereka ketika tampil di Summer Sonic Festival 2012 sebagai grup termuda yang berdiri di atas panggung tersebut dengan rata-rata usia hanya 12 tahun.
Energi Baru
Selain itu Babymetal juga membawa energi baru setiap kali tampil. Salah satunya adalah dukungan Kami-Band. Para musisi pendukung itu mengenakan riasan ala mayat dan memainkan instrumen dengan teknik tinggi, sehingga Babymetal mampu menyuguhkan perpaduan unik antara vokal idol dan permainan metal yang agresif. Takayoshi Ohmura, Leda, Mikio Fujioka, BOH, Hideki Aoyama, dan Yuya Maeta tampil sebagai tulang punggung musik live Babymetal dan menyempurnakan identitas visual mereka.
Babymetal memasuki babak baru pada Januari 2013 ketika mereka debut pada label rekaman besar melalui single “Ijime, Dame, Zettai.” Rilisan mengalami sukses besar dengan tembus penjualan sebanyak 19.000 kopi dalam minggu pertama. Angka ini sekaligus menempati posisi keenam di Oricon. Su-Metal yang lulus dari Sakura Gakuin pada tahun yang sama menjalani masa transisi penting karena Babymetal tidak lagi beroperasi sebagai sub-unit idol, namun berdiri sebagai entitas band yang mandiri.
Pada tahun 2013, mereka merilis “Megitsune” dan tampil di Summer Sonic Festival Tokyo dan Osaka. Mereka mencatatkan sejarah baru sebagai penampil termuda dalam festival metal besar Loud Park. Babymetal juga membuka tur Asia dengan tampil di Indonesia dan Singapura.
Popularitas Global
Tahun 2014 menjadi tonggak utama karier mereka ketika album perdana Babymetal resmi rilis pada 26 Februari. Album tersebut berisi 13 lagu yang menyajikan warna metal modern, pop, dan elemen teatrikal yang khas. Album ini terjual sebanyak 37.000 kopi pada minggu pertama di Jepang dan langsung menempati posisi empat di Oricon serta dua di Billboard Japan. Prestasi yang paling mencolok terjadi ketika album tersebut memasuki Billboard 200 Amerika Serikat di urutan ke-187, menjadikan mereka salah satu artis Jepang dengan posisi tertinggi dalam sejarah chart tersebut.
Popularitas global Babymetal terus meningkat. Mereka tampil di Budokan pada 1 dan 2 Maret 2014 dan menjadi grup termuda yang pernah menggelar konser di sana. Dua konser itu menyedot 20.000 penggemar dan memperkuat reputasi mereka sebagai fenomena internasional. Reaksi dunia terhadap Babymetal semakin meluas ketika kanal YouTube Fine Brothers mengunggah video reaksi internasional terhadap “Doki Doki Morning” dan “Gimme Chocolate!!” yang mempercepat penyebaran nama Babymetal ke seluruh penjuru dunia.
Babymetal tidak hanya menarik perhatian penggemar, tetapi juga musisi dunia. Vokalis Bring Me The Horizon, Oli Sykes, secara terbuka menyatakan kekagumannya terhadap mereka. Hubungan tersebut berkembang hingga Babymetal dan Bring Me The Horizon tampil bersama dalam beberapa kesempatan.
Perjalanan Babymetal terus berlanjut dengan rilis album kedua Metal Resistance pada 2016 dan Metal Galaxy pada 2019, yang mengantar mereka tampil di berbagai festival besar dunia seperti Download Festival dan Glastonbury. Mereka terus membawa semangat untuk mencampurkan genre, menabrak batas, dan menyampaikan bahwa musik dapat berkembang bebas tanpa aturan.













