NEWS.KOBA.CO.ID. SMK Bakti Indonesia Medika kembali mencatat langkah strategis dalam menguatkan akses kebekerjaan luar negeri bagi siswa nya. Salah Satunya adalah melakukan asesmen fisik pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Bantuan Pemerintah Penguatan Akses Kebekerjaan Luar Negeri Sekolah Menengah Kejuruan Tahun 2026. Adapun salah satu mempersiapkan lulusan kompeten dan siap kerja di pasar internasional, khususnya Jepang.
Acara asasmen ini mulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Dalam kegiatan ini menghadirkan tim asesmen dari PT Koba Mirai Japan yang secara khusus untuk menilai kesiapan fisik sepuluh peserta . Penilaian meliputi uji ketahanan, kemampuan motorik, serta kebutuhan fisik lain sesuai standar perusahaan Jepang.
Program ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi dan industri global. Kerjsama ini juga dalam rangka dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja internasional. Kepala sekolah SMK Bakti Indonesia Medika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian strategi sekolah untuk memperluas peluang kerja siswa melalui sertifikasi dan standar internasional.
Ardi Asrian Tegaskan Standar Internasional Kesiapan Kerja
Sementara itu General Manager PT Koba Mirai Japan, Ardi Asrian, yang hadir langsung dalam kegiatan ini memberikan pandangannya tentang pentingnya persiapan fisik peserta. Menurutnya, kesiapan fisik merupakan salah satu aspek utama dalam penempatan tenaga kerja ke luar negeri, terutama di sektor yang menuntut stamina dan disiplin tinggi.
“Kami di PT Koba Mirai Japan sangat fokus pada kualitas calon pekerja yang akan dikirim ke Jepang. Asesmen fisik ini dirancang untuk memastikan bahwa mereka tidak hanya siap secara teknis tetapi juga secara fisik dan mental,” ujar Ardi Asrian dalam wawancara eksklusif.
Ardi menambahkan bahwa proses seleksi yang ketat dan berbasis standar internasional akan membantu meningkatkan tingkat keberhasilan penempatan siswa setelah menyelesaikan pendidikan vokasi mereka.
Program Penguatan Akses Kebekerjaan Luar Negeri 2026 sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja bagi lulusan SMK di pasar global. Melalui skema ini, sekolah yang lolos seleksi mendapatkan pendampingan, pelatihan, dan akses langsung ke mitra industri di luar negeri.
SMK Bakti Indonesia Medika menjadi salah satu sekolah yang aktif mengikuti program ini, dengan strategi yang melibatkan bimbingan intensif serta asesmen terstandar sebelum calon peserta mengikuti tahap lanjutan proses seleksi kerja.
Sepuluh siswa yang mengikuti asesmen tampak antusias dan termotivasi. Mereka menjalani berbagai tahapan penilaian fisik yang langsung oleh tim profesional dari PT Koba Mirai Japan. Kegiatan asesmen fisik di SMK Bakti Indonesia Medika ini menutup rangkaian asesmen dengan catatan positif. Sekolah menyampaikan apresiasi kepada semua pihak terkait, termasuk dukungan pemerintah dan tim asesmen dari PT Koba Mirai Japan.
Dengan strategi penguatan kompetensi siswa yang terukur, kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan industri. Harapannya bisa memperluas akses kerja luar negeri bagi lulusan SMK, sekaligus memperkuat peran pendidikan vokasi dalam menghadapi pasar kerja global.













