Berita  

LPK Koba Mirai Japan Gelar Asesmen Peminatan dan Budaya Bahasa Jepang di SMK Negeri 2 Depok

Tim Koba Mirai Japan hadir langsung di sekolah dan membimbing siswa melalui rangkaian tes minat, tes dasar bahasa, dan pengenalan budaya kerja Jepang. Kegiatan tersebut juga memberi wawasan tentang peluang kerja yang tersedia dalam berbagai sektor industri Jepang, seperti perawatan lansia, teknik, manufaktur, dan hospitality.

NEWS.KOBA.CO.ID. Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Koba Mirai Japan kembali menunjukkan komitmen untuk memperluas akses pembinaan pendidikan vokasi berstandar Jepang melalui kegiatan asesmen peminatan dan pengenalan budaya bahasa Jepang di SMK Negeri 2 Kota Depok. Kegiatan ini berlangsung pada awal pekan dan melibatkan ratusan siswa dari berbagai jurusan.


Program asesmen tersebut dirancang untuk memetakan minat siswa terhadap peluang kerja di Jepang. Selain itu, asesmen juga membantu sekolah melihat kesiapan siswa dalam mengikuti program pelatihan dan pemberangkatan kerja setelah lulus. Koba Mirai Japan menilai bahwa siswa tingkat SMK memiliki potensi besar untuk berkembang dalam dunia kerja Jepang karena karakter mereka yang adaptif.

Asesmen dilaksanakan secara terstruktur. Tim Koba Mirai Japan hadir langsung di sekolah dan membimbing siswa melalui rangkaian tes minat, tes dasar bahasa, dan pengenalan budaya kerja Jepang. Kegiatan tersebut juga memberi wawasan tentang peluang kerja yang tersedia dalam berbagai sektor industri Jepang, seperti perawatan lansia, teknik, manufaktur, dan hospitality.


Kepala Divisi Marketing LPK Koba Mirai Japan, Asbudi Gaus, hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa asesmen ini menjadi langkah awal untuk membentuk kesiapan mental dan disiplin siswa sebelum memasuki dunia kerja Jepang. “Kami ingin siswa memahami bahwa bekerja di Jepang membutuhkan komitmen kuat, bukan hanya kemampuan teknis,” ujar Asbudi Gaus saat ditemui usai kegiatan.

Fokus Kegiatan

Ia menjelaskan bahwa asesmen peminatan memberi gambaran akurat mengenai kecenderungan siswa. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan program pelatihan yang paling sesuai. “Kami melakukan asesmen ini agar setiap siswa berada di jalur yang tepat. Peminatan yang sesuai akan memudahkan mereka berkembang selama proses pelatihan,” katanya.

Selain peminatan, pengenalan budaya dan bahasa Jepang menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Tim Koba Mirai Japan memperkenalkan etika dasar seperti sikap hormat, disiplin waktu, dan budaya kerja yang menuntut ketelitian tinggi. Siswa juga mendapatkan materi dasar mengenai salam khas Jepang, bahasa sederhana, serta kebiasaan sosial yang perlu sebelum masuk pelatihan.

Asbudi Gaus menegaskan pentingnya pemahaman budaya tersebut. “Anak-anak harus mengenal budaya Jepang sejak awal. Ini bukan hanya tentang bahasa, tetapi tentang karakter yang harus mereka bangun,” ujarnya. Ia menyampaikan bahwa Jepang membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan etos kerja yang ketat.


Sambutan sekolah

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan asesmen ini. Guru-guru menilai kegiatan tersebut membuka wawasan baru bagi siswa. Banyak siswa yang sebelumnya belum mengenal peluang kerja di Jepang kini memahami jalur karier yang bisa mereka tempuh setelah lulus. Kegiatan ini juga memberi motivasi bagi siswa untuk mempersiapkan diri sejak dini.

Salah satu guru pembimbing menjelaskan bahwa kolaborasi dengan lembaga pelatihan seperti Koba Mirai Japan sangat dibutuhkan. Sekolah ingin memastikan lulusan mereka memiliki akses terhadap kesempatan kerja internasional. Program asesmen menjadi jembatan awal yang membantu siswa mendapatkan gambaran konkret mengenai masa depan di Jepang.

Kegiatan asesmen berlangsung dengan antusias. Siswa mengikuti sesi tes dan wawancara dengan serius. Tim Koba Mirai Japan mengamati tingkat ketertarikan siswa terhadap berbagai sektor pekerjaan dan mencatat aspek-aspek penguatan lainnya. Hasil asesmen akan dikirimkan kepada pihak sekolah sebagai bahan evaluasi lanjutan.

Asbudi Gaus menuturkan harapannya terhadap kerja sama ini. “Kami ingin membangun kolaborasi jangka panjang dengan SMK Negeri 2 Depok. Kerja sama ini akan mencetak lebih banyak lulusan yang siap bersaing di Jepang,” katanya. Ia menambahkan bahwa Koba Mirai Japan berkomitmen mendampingi siswa dari tahap asesmen hingga pemberangkatan kerja.

Melalui asesmen peminatan dan pengenalan budaya bahasa Jepang, LPK Koba Mirai Japan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis sekolah vokasi di Indonesia. Upaya tersebut diharapkan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk bekerja di Jepang dengan persiapan matang dan karakter yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *