NEWS.KOBA.CO.ID. Wali Kota Depok Supian Suri mendorong warga memanfaatkan peluang kerja ke Jepang secara resmi. Ajakan itu disampaikan saat Supian mengunjungi LPK Koba Mirai Japan, Selasa (1/9/2026).
Pertemuan berlangsung di LPK Koba Mirai Japan, Jalan Proklamasi Raya Nomor 27, Kota Depok. Supian membahas pengembangan program ketenagakerjaan bersama pengelola lembaga pelatihan tersebut.Pembahasan juga menyoroti kebutuhan tenaga kerja sektor transportasi di Jepang. Program driver taksi dan truk menjadi salah satu peluang yang mendapat perhatian.
Jepang Jadi Pilihan Pengembangan Karier
Supian menilai masyarakat perlu melihat pasar kerja internasional sebagai peluang pengembangan karier. Namun, calon pekerja harus menyiapkan kompetensi sebelum mengikuti program tersebut.
Menurut Supian, kemampuan teknis saja belum cukup untuk bekerja di luar negeri. Calon pekerja juga membutuhkan kemampuan bahasa dan pemahaman budaya kerja.“Kami mengajak warga Depok untuk melihat peluang kerja ke Jepang sebagai kesempatan yang positif,” kata Supian.
Ia meminta masyarakat mengikuti proses melalui jalur resmi dan memahami seluruh persyaratan. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko serta memastikan calon pekerja memperoleh informasi yang benar. “Bagi masyarakat yang memiliki minat dan memenuhi persyaratan, silakan mempersiapkan diri,” ujarnya.
Supian juga mengingatkan calon pekerja agar menjaga sikap selama berada di negara tujuan. Mereka membawa nama Indonesia ketika menjalankan pekerjaan di luar negeri.“Yang penting bukan hanya berangkat dan bekerja,” katanya. Ia menekankan pentingnya kompetensi, kepatuhan terhadap aturan, serta sikap profesional.
Program Driver Taksi dan Truk Menjadi Perhatian
Sektor transportasi menjadi salah satu bidang yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Program driver taksi dan truk menawarkan peluang bagi warga dengan pengalaman mengemudi.Namun, pekerjaan tersebut membutuhkan persiapan khusus. Peserta harus memenuhi kompetensi sesuai bidang pekerjaan yang mereka pilih.
Selain itu, peserta perlu memahami lingkungan kerja dan aturan yang berlaku di Jepang. Kemampuan berkomunikasi juga menjadi bagian penting dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.Karena itu, calon peserta perlu mempersiapkan diri jauh sebelum keberangkatan. Pelatihan dapat membantu mereka memahami tuntutan pekerjaan dan kehidupan profesional di Jepang.
Peluang Kerja ke Jepang Perlu Dukungan Pemerintah
Supian juga membuka peluang kerja sama antara Pemerintah Kota Depok dan LPK Koba Mirai Japan. Kolaborasi tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi ketenagakerjaan.“Ke depan tentu kami ingin membangun kerja sama yang lebih konkret dengan Koba Mirai Japan,” ujar Supian.
Menurutnya, pemerintah memiliki kepentingan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Depok. Karena itu, pemerintah perlu membuka ruang kolaborasi dengan lembaga yang memiliki program pelatihan kerja.
Kerja sama tersebut dapat mencakup penyebaran informasi dan peningkatan kompetensi. Selain itu, pemerintah dan lembaga pelatihan dapat memberikan pendampingan kepada calon pekerja.Dengan pola tersebut, masyarakat dapat memahami proses kerja luar negeri secara lebih baik. Mereka juga dapat mempersiapkan dokumen dan kompetensi sesuai kebutuhan.
Koba Mirai Japan Siapkan Calon Pekerja
General Manager LPK Koba Mirai Japan Ardi Asrianto menyambut positif kunjungan Supian Suri. Ia melihat pertemuan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Depok.“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Pak Wali Kota Supian Suri bersama jajaran Pemerintah Kota Depok,” ujar Ardi.
Menurut Ardi, lembaganya terus menyesuaikan program pelatihan dengan kebutuhan dunia kerja Jepang. Koba Mirai Japan juga memberi perhatian pada sektor transportasi.
Program driver taksi dan truk membutuhkan kesiapan peserta sejak tahap awal. Peserta harus menguasai bahasa Jepang dan memahami budaya kerja setempat.“Untuk program driver taksi dan truk, kami akan mempersiapkan peserta secara serius,” jelas Ardi.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan kompetensi. Peserta harus memahami tanggung jawab pekerjaan sebelum memasuki lingkungan kerja Jepang.Koba Mirai Japan tidak hanya mengejar proses keberangkatan peserta. Lembaga tersebut juga menempatkan kesiapan sebagai bagian penting dalam pelatihan.
“Kami ingin peserta benar-benar siap ketika berada di Jepang,” kata Ardi. Ia berharap peserta memahami pekerjaan, tanggung jawab, serta lingkungan profesional di Jepang.
Disnaker Depok Perkuat Akses Informasi
Jajaran Dinas Tenaga Kerja Kota Depok turut menghadiri pertemuan tersebut. Kehadiran Disnaker memperkuat pembahasan mengenai akses kerja dan pengembangan sumber daya manusia.Pemerintah daerah dapat membantu masyarakat memperoleh informasi ketenagakerjaan yang lebih jelas. Peran tersebut penting karena calon pekerja perlu memahami prosedur sebelum bekerja di luar negeri.
Selain itu, masyarakat perlu mengetahui persyaratan yang berlaku untuk setiap jenis pekerjaan. Informasi yang akurat membantu calon pekerja menentukan langkah persiapan secara tepat.Kolaborasi Disnaker dengan lembaga pelatihan juga dapat memperkuat edukasi kepada masyarakat. Sinergi tersebut dapat menciptakan akses informasi yang lebih terbuka dan terarah.
Kehadiran unsur pemerintah juga membuka ruang pembahasan untuk kerja sama berikutnya. Kedua pihak dapat mengembangkan program yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat Depok.
Peluang Internasional Membutuhkan Persiapan Matang
Bekerja di Jepang menawarkan pengalaman profesional sekaligus tantangan baru. Karena itu, calon pekerja harus menyiapkan diri dari sisi keterampilan dan mental.Bahasa Jepang menjadi salah satu kemampuan penting dalam proses adaptasi. Kemampuan tersebut membantu pekerja berkomunikasi dengan rekan kerja dan masyarakat setempat.
Pemahaman budaya juga tidak kalah penting. Setiap pekerja perlu memahami kebiasaan, etika, kedisiplinan, serta aturan yang berlaku.Selain itu, peserta harus memastikan seluruh proses berjalan melalui jalur resmi. Mereka perlu memeriksa informasi program dan persyaratan sebelum mengambil keputusan.
Langkah tersebut dapat membantu masyarakat menghindari informasi yang keliru. Calon pekerja juga dapat mempersiapkan diri berdasarkan kebutuhan pekerjaan yang sebenarnya.
Pemkot Depok Dorong Kerja Sama Berkelanjutan
Kunjungan Supian Suri mempertemukan pemerintah daerah dengan lembaga pelatihan dalam pembahasan ketenagakerjaan. Pertemuan tersebut membuka peluang pengembangan program kerja luar negeri bagi warga Depok.Program driver taksi dan truk menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian. Namun, program tersebut tetap membutuhkan proses seleksi dan pelatihan yang serius.
Pemkot Depok berharap kolaborasi dengan lembaga pelatihan dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja. Dengan demikian, masyarakat memiliki akses lebih luas terhadap kesempatan kerja internasional.
Di sisi lain, Koba Mirai Japan siap memberikan pembekalan sesuai kebutuhan pekerjaan. Program tersebut mencakup bahasa, budaya kerja, kedisiplinan, dan kompetensi bidang.
Sinergi antara pemerintah, Disnaker, dan lembaga pelatihan dapat memberikan manfaat langsung. Masyarakat juga memperoleh kesempatan untuk mempersiapkan diri secara lebih terarah.Pada akhirnya, peluang kerja ke Jepang tidak hanya bergantung pada kesempatan yang tersedia. Kesiapan kompetensi dan pemahaman terhadap lingkungan kerja menjadi modal utama.
Dengan persiapan yang tepat, tenaga kerja Depok dapat menghadapi persaingan pasar kerja internasional. Mereka juga dapat membawa pengalaman dan keterampilan baru setelah bekerja di Jepang.













