NEWS.KOBA.CO.ID. Tiga peserta LPK Koba Mirai Japan berhasil lulus mensetsu atau wawancara kerja untuk bidang kaigo di Jepang. Ketiganya, Khelen Stela Rahel Pattipeilohy, Riska Ameilia, dan Safa Nurkhasanah, kini melangkah ke tahap berikutnya dalam proses persiapan bekerja di Negeri Sakura.
Kelulusan ini menjadi pencapaian penting bagi para peserta yang menargetkan karier di sektor perawatan lansia. Selain kemampuan bahasa Jepang, bidang tersebut menuntut kepedulian, kesabaran, kedisiplinan, dan keterampilan berkomunikasi.
Castam, Staf Divisi Penempatan Koba Mirai Japan, menilai kelulusan mensetsu menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan peserta menuju dunia kerja Jepang. “Kelulusan mensetsu ini menjadi langkah penting bagi peserta. Kami berharap mereka terus menjaga semangat belajar, meningkatkan kemampuan bahasa Jepang, dan mempersiapkan diri untuk menjalankan tanggung jawab di bidang kaigo,” ungkapnya
Menurut Castam, persiapan peserta tidak berhenti setelah mereka melewati wawancara. Mereka perlu memahami pekerjaan, menjaga kesiapan mental, dan memenuhi seluruh persyaratan sebelum melanjutkan proses penempatan.
Tiga Peserta Lulus Wawancara Bidang Kaigo
Tiga peserta yang berhasil melewati mensetsu kaigo tersebut adalah Khelen Stela Rahel Pattipeilohy, Riska Ameilia, dan Safa Nurkhasanah. Kelulusan wawancara membuka peluang bagi mereka untuk melanjutkan proses sesuai ketentuan program. Namun, peserta tetap perlu menyelesaikan persyaratan administrasi dan tahapan lain sebelum dapat berangkat ke Jepang.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa lulus mensetsu kaigo. Saya ingin terus belajar bahasa Jepang dan mempersiapkan diri agar dapat bekerja dengan baik serta memberikan pelayanan terbaik kepada lansia,” ujar Khelen Stela Rahel Pattipeilohy
Sedangkan Riska Ameilia merasa sangat bersyukur dan siap kerja di Jepang. “Saya senang bisa melewati tahap wawancara ini. Pengalaman ini menjadi motivasi bagi saya untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepang, belajar lebih disiplin, dan mempersiapkan diri menghadapi lingkungan kerja di Jepang.”
Sementara itu Safa Nurkhasanah kelulusan itu menjadi penyemangat bagi dirinya. “Kelulusan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berusaha. Saya ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa menjalankan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab ketika mendapat kesempatan bekerja di Jepang,” Ujar Safa.
Kaigo Membutuhkan Keterampilan dan Kepedulian
Kaigo merupakan bidang pekerjaan yang berkaitan dengan perawatan dan pendampingan lansia. Pekerja membantu penerima layanan menjalani aktivitas sehari-hari sesuai kebutuhan dan prosedur pelayanan.
Pekerjaan ini membutuhkan keterampilan praktis sekaligus kemampuan membangun komunikasi yang baik. Tenaga kaigo juga perlu menghormati privasi, menjaga keselamatan, dan memahami kebutuhan setiap lansia.
Kemampuan bahasa Jepang menjadi bekal penting untuk menjalankan tanggung jawab tersebut. Pekerja perlu memahami arahan, menyampaikan informasi, dan berkoordinasi dengan rekan kerja.
Karena itu, calon pekerja perlu mempersiapkan diri sejak masa pelatihan. Mereka perlu meningkatkan kemampuan bahasa, memahami budaya kerja, serta membangun kesiapan fisik dan mental.
Koba Mirai Japan Dampingi Persiapan Peserta
Dalam proses menuju pekerjaan di Jepang, lembaga pelatihan membantu peserta membangun kemampuan yang dibutuhkan. Persiapan dapat mencakup pembelajaran bahasa, latihan wawancara, dan pengenalan lingkungan kerja.
Divisi penempatan juga berperan membantu peserta memahami tahapan rekrutmen dan persyaratan keberangkatan. Informasi mengenai perusahaan penerima, kontrak kerja, gaji, biaya, serta dokumen penempatan perlu disampaikan secara jelas.
Castam juga berharap peserta yang lulus mensetsu dapat mempertahankan semangat dan menyelesaikan tahapan berikutnya dengan baik. “Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi peserta lain untuk mempersiapkan diri dengan serius. Kami juga mengingatkan peserta agar terus belajar dan memahami hak serta kewajibannya sebelum memulai pekerjaan di Jepang,” tambahnya
Kelulusan Menjadi Awal Perjalanan Baru
Keberhasilan Khelen Stela Rahel Pattipeilohy, Riska Ameilia, dan Safa Nurkhasanah melewati mensetsu kaigo menjadi langkah awal menuju peluang karier internasional. Mereka masih perlu menjalani tahapan lanjutan sesuai prosedur penempatan.
Pencapaian ini juga menunjukkan pentingnya persiapan yang konsisten. Kemampuan bahasa, kedisiplinan, dan pemahaman pekerjaan dapat membantu peserta menghadapi tantangan di lingkungan kerja baru.
Bagi calon pekerja lain, perjalanan ketiga peserta dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Namun, setiap peserta tetap perlu mengikuti proses seleksi dan memenuhi persyaratan yang berlaku.
Dengan persiapan matang, para peserta diharapkan mampu menjalankan pekerjaan secara profesional. Mereka juga berpeluang mengembangkan keterampilan sekaligus memberikan pelayanan yang baik kepada lansia di Jepang.













