Berita  

Jepang Siapkan Maskapai Pertama yang Siap Terbangkan Warisan Budaya ke Bulan

Ilustrasi wahana luar angkasa Jepang (jaxa)

NEWS.KOBA.CO.ID. Maskapai penerbangan nasional Jepang, Japan Airlines Co. (JAL) membuat terobosan besar. Mereka bakal meluncurkan layanan unik untuk mengangkut barang-barang bernilai budaya ke bulan. Langkah ini bertujuan melindungi aset berharga tersebut dari risiko perubahan iklim, bencana alam besar, dan konflik di bumi.

Dikutip dari Kyodo, Selasa (26/5) waktu setempat, layanan ini merupakan hasil kerja sama antara perusahaan perdagangan grup JAL, Jalux Inc., dan perusahaan rintisan ispace Inc. Kedua pihak bersinergi untuk merealisasikan misi ambisius ini. Proyek Warisan Trans-Bulan ARGO akan membawa muatan seperti produk khas daerah dan produk unggulan perusahaan. Pihak penyelenggara membuka pendaftaran slot transportasi tersebut mulai hari Rabu. Nantinya, layanan ini akan menggunakan wahana pendarat bulan milik iSpace yang meluncur pada tahun 2028.

Kotak Khusus Penangkal Lingkungan Ekstrem Bulan

Petugas akan menyimpan seluruh barang bawaan dalam kotak khusus. Kotak ini mampu menahan dan menyimpan barang di lingkungan bulan yang ekstrem. Wadah pelindung tersebut berukuran panjang dan lebar 20 sentimeter, serta tinggi sekitar 10 sentimeter dengan beberapa segmen di dalamnya. Proyek ini muncul di tengah ekspansi yang semakin meningkat dari sektor bisnis antariksa Jepang. Penurunan biaya peluncuran roket turut mendorong perkembangan industri luar angkasa ini secara masif.

Manajer senior di PwC Consulting LLC, Yosuke Enomoto memberikan tanggapannya mengenai fenomena ini. “Perusahaan yang belum terlibat dalam bisnis antariksa berupaya mendapatkan peluang bisnis dengan memanfaatkan teknologi mereka sendiri,” katanya. Namun, Enomoto mencatat bahwa perjalanan ke luar angkasa masih mahal bagi konsumen umum. Ia mengatakan bahwa agar perjalanan semacam itu menjadi meluas, perlu dipastikan keamanannya. Selain itu, kemajuan teknologi harus mampu memicu pengurangan biaya lebih lanjut. Melalui realisasi program ini, JAL akan mengukuhkan posisinya secara global. Program luar angkasa ini bakal menjadikan JAL sebagai maskapai penerbangan pertama di dunia yang mengangkut barang ke bulan.

Jepang kini resmi bergabung dalam persaingan ketat penjelajahan antariksa menuju Bulan. Negara Sakura ini baru saja meluncurkan sebuah misi ganda yang sangat bersejarah. Mereka menerbangkan pendarat Bulan bernama SLIM bersama dengan teleskop sinar-X mutakhir bernama XRISM secara bersamaan. Pada tahun 2023 lalu Roket H-2A milik Jepang mengangkut pendarat Bulan SLIM dan teleskop luar angkasa XRISM ke luar angkasa. Kendaraan peluncur tersebut lepas landas dengan mulus dari Pusat Luar Angkasa Tanegashima pada tanggal 6-7 September 2023. Melalui misi SLIM, para ilmuwan Jepang ingin menguji teknologi pendaratan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Keberhasilan misi ini akan menempatkan Jepang dalam jajaran elite negara-negara yang mampu mendaratkan teknologinya di Bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *